PEMBUATAN PLASTISIN UNTUK SIMULASI GUNUNG MELETUS
Kuningan, mipembangunan.sch.id,
Kegiatan ekstrakurikuler sains IPA di MI Pembangunan Mandirancan bukan hanya sekedar latihan soal semata, namun diharapkan siswa yang mengikutinya terampil dalam segala bidang berdasarkan sains dari kehidupan sehari-hari. Hal ini salah satu yang ditunjukan dalam implementasi pembuatan plastisin kemudian dilanjutkan pembuatan simulasi gunung meletus.
Plastisin menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bahan dari lilin yang bertekstur lunak dan berwarna-warni. Plastisin bisa dibentuk dengan menggunakan tangan atau cetakan. Akan tetapi dalam kegiatan ekstrakurikuler ini, plastisin yang dibuat berbahan yang sudah dikenal yaitu yang berbahan tepung terigu, minyak, air, pewarna dan garam.
Selama kegiatan berlangsung siswa dapat mengetahui perubahan wujud bentuk benda dan jenis wujud zat. Dengan tekstur plastisin yang lembut dan aman maka kegunaan plastisin bisa dijadikan bahan permainan anak, seni kerajinan, membuat ukiran, topeng, dan animasi. Secara teknis, plastisin bisa diklasifikasikan sebagai tanah liat. Tapi, tanah liat biasanya akan mengeras saat terkena udara, sedangkan plastisin tidak mudah kering. Selain itu, tanah liat juga biasanya kurang lengket dibandingkan plastisin.
Plastisin juga yang disebut playdough atau play doh. ini bisa dibentuk menjadi aneka mainan yang menarik. Tak hanya menyenangkan, bermain plastisin juga dianggap mampu melatih imajinasi anak-anak. Plastisin adalah mainan sederhana seperti gumpalan tanah liat yang dapat dibentuk sesuai keinginan. Pada kegiatan ekstrakurikuler IPA diakhiri simulasi pembuatan gunung meletus yang berbahan plastisin yang dibentuknya dan sebagai bahan laharnya menggunakan soda kue dan cuka. (LR-MIP)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sukses Gelar Festival Seni Islami 2026, MI Pembangunan Mandirancan Sampaikan Apresiasi kepada Yayasan, IGTK, Dewan Juri dan Sponsor
MANDIRANCAN – Gelaran akbar Festival Seni Islami yang dilaksanakan di MI Pembangunan Mandirancan pada tanggal 21-22 Januari 2026 berakhir dengan sukses luar biasa. Halama
Selamat Hari Amal Bakti Kemenag ke-80
Mandirancan-Kuningan, Keluarga besar MI Pembangunan Mandirancan, Kuningan, dengan penuh rasa syukur dan bangga mengucapkan Selamat Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia
PENTING: Segera Lakukan Update RDM Versi 3.1 Sebelum Penutupan Link Lama pada 3 Januari 2026
Pembaruan aplikasi Rapor Digital Madrasah (RDM) Versi 3.1 (Revisi 20251231224844) kini telah tersedia dengan membawa peningkatan stabilitas dan fitur baru yang krusial. Fokus utama pada
Kenapa Siswa Madrasah Tidak Merayakan Tahun Baru? Simak Penjelasan dan Amalannya!
Mandirancan-Kuningan, Momen pergantian tahun masehi seringkali diwarnai dengan berbagai perayaan meriah di lingkungan sekitar kita. Namun, sebagai institusi pendidikan yang berlandaska
Menjaga Ibadah dan Akhlak di Masa Libur Sekolah
Liburan sekolah telah tiba, membawa kesempatan bagi seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah Pembangunan Mandirancan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas akademik. Namun, bagi seorang mus
Mengatasi Gagal Kirim Nilai RDM Akibat Perbedaan Alamat IP
Salah satu kendala yang sering ditemui saat pengiriman nilai ke portal pusat adalah munculnya notifikasi pembatasan kevalidan alamat IP. Masalah ini umumnya terjadi karena perangkat ata
Solusi Cepat Mengatasi Gagal Kirim Nilai RDM ke Kemenag Pusat
Memasuki akhir semester, tugas akhir yang paling krusial bagi operator madrasah adalah memastikan seluruh data hasil belajar siswa tersimpan dengan aman di server nasional. Namun, prose
Memasuki Bulan Rajab 1447 H: Mengagungkan Bulan Haram dengan Ketaatan
Kuningan – Umat Islam kini telah memasuki tanggal 1 Rajab 1447 H. Sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang dimuliakan), kehadiran Rajab kembali mengingatkan
Persiapan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2025: Jadwal Uji Coba dan Pelaksanaan Utama
Kementerian Agama terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) sebagai langkah strategis untuk memetakan kompetensi guru, kepala m
Yayasan Pembangunan Pendidikan Al-Muawanah Mandirancan dan Kemenag Kuningan Bersinergi Galang Dana untuk Sumatera
Sebagai wujud nyata solidaritas kemanusiaan, Yayasan Pembangunan Pendidikan Al-Muawanah Mandirancan menyerahkan donasi tanggap bencana Sumatera sebesar Rp. 9.845.000 kepada Kemente
